photo by : (https://www.youtube.com/watch?v=aK9eg6otW_0)
Banyak
orang yang mengagumi pelantun lagu No Woman No Cry ini. Lagu-lagunya begitu
menginspirasi. Sampai-sampai gaya rambut, gaya hidup dan segala yang identik
dengannya diikuti.
Sebagaimana
kita tahu, Bob Marley identik dengan Rambut gimbalnya, ganja dan warna merah
kuning hijau. Apa alasannya?
Warna
merah kuning hijau adalah warna bendera Rastafari Movement atau sering
disingkat dengan Rasta. Rastafari adalah sebuah agama yang lahir di Jamaica,
namun ada juga yang lebih suka menyebutnya the way of life atau cara hidup
ketimbang agama.
Agama
tersebut berdasarkan pada Alkitab namun telah dipengaruhi oleh agama dan
kepercayaan-kepercayan religius lainnya di Jamaica.
Setiap
warna dari bendera Rastafari tersebut memiliki makna tersendiri. Merah
melambangkan darah yang tumpah ke bumi, kuning melambangkan emas yang hilang
atau kemakmuran juga matahari yang memberikan kehidupan pada semua, dan hijau
melambangkan daratan hijau Afrika yang hilang.
Banyak
penggemarnya di seluruh dunia meniru gaya rambut dreadlock atau gimbalnya
karena fanatic. Meski tidak sedikit pula yang meniru gimbalnya Bob Marley
karena terkena imbas voyeurisme. Padahal gimbal Bob Marley sebagai bagian dari
keyakinannya akan ajaran Rastafarian, dan bukan dari pengkulturan dari
selebriti idolanya.
Pada
umumnya di Indonesia, sosok Bob Marley banyak diidentikkan dengan ganja,
padahal ganja adalah ritual serta bagian dari ajaran Rastafarian dan Bob Marly
adalah penganutnya. Wajar bila ia mengkonsumsi, menjadikan syair, dan
menyanyikannya.
Menyoal
tentang rambut gimbal Bob Marley, ternyata itu juga ada makna tersendiri bagi
Rastafari di antaranya adalah bagian dari sumpah dalam Injil Nazarene dan
Leviticus yang melarang mereka untuk mencukur rambut (tapi bukan berarti
rastafarian ini selalu berambut gimbal, ada juga yang tidak).
Makna yang lain adalah gimbal melambangkan identitas mereka, agar mereka tidak lupa siapa mereka dan mengingatkan mereka pada Jah (Tuhan) karena dengan rambut gimbal mereka terlihat seperti singa (Lion of Judah)
Ganja atau canabis atau mariyuana dibawa pertama sekali ke Jamaika pada akhir tahun 1800 oleh orang-orang India timur.
Makna yang lain adalah gimbal melambangkan identitas mereka, agar mereka tidak lupa siapa mereka dan mengingatkan mereka pada Jah (Tuhan) karena dengan rambut gimbal mereka terlihat seperti singa (Lion of Judah)
Ganja atau canabis atau mariyuana dibawa pertama sekali ke Jamaika pada akhir tahun 1800 oleh orang-orang India timur.
Sebelum
Rastafari muncul ganja digunakan sebagai obat atau dicampur dengan
tembakau untuk rokok. Untuk Rastafarian, Ganja digunakan untuk memperoleh
kebijaksanaan dan menjadi bagian dari ritual keagamaan untuk mendekatkan diri
mereka pada “Jah” (Tuhan).
Jadi
dengan kata lain mereka melakukan ritual ibadah dengan mengkonsumsi ganja agar
mendapatkan kekhusyukan.
Apa sebenarnya tujuan Rastafari ini? Ada yang bilang mereka adalah sebuah gerakan keagamaan dan sebuah revolusi kebudayaan untuk perdamaian dunia, keselarasan rasial, ekonomi, dan reformasi politik.
Apa sebenarnya tujuan Rastafari ini? Ada yang bilang mereka adalah sebuah gerakan keagamaan dan sebuah revolusi kebudayaan untuk perdamaian dunia, keselarasan rasial, ekonomi, dan reformasi politik.
Dalam
konteks Afrika, alasan munculnya Rastafari adalah untuk kebebasan orang kulit
hitam, maknanya di sini adalah pembangkangan terhadap penindasan dan simbol
kebanggaan sebagai kulit hitam.
Bob Marley adalah keturunan campuran. Ayahnya Inggris berkulit putih, sedangkan ibunya adalah Afro-Jamaika.
Karenanya dia terlahir terlalu hitam untuk masuk ke golongan kulit putih dan terlalu putih untuk masuk ke dalam golongan kulit hitam. Namun pada akhirnya dia memilih masuk dalam golongan kulit hitam.
Bob Marley adalah keturunan campuran. Ayahnya Inggris berkulit putih, sedangkan ibunya adalah Afro-Jamaika.
Karenanya dia terlahir terlalu hitam untuk masuk ke golongan kulit putih dan terlalu putih untuk masuk ke dalam golongan kulit hitam. Namun pada akhirnya dia memilih masuk dalam golongan kulit hitam.
Pada
tahun 1978, Bob Marley menerima Medali Perdamaian dari PBB sebagai penghargaan
atas upayanya mempromosikan perdamaian melalui lagu-lagunya. Sayang, kanker
mengakhiri hidupnya pada 11 Mei 1981 saat usia 36 tahun di ranjang rumah sakit
Miami, AS, seusai menggelar konser internasional di Jerman.
Sang
Nabi kaum Rasta telah berpulang, namun inspirasi humanistiknya tetap mengalun
sepanjang zaman.
Kisah
hidup Bob Marley adalah sebuah inspirasi, itulah kenapa karya-karyanya abadi
dan terus bergema. Bob Marley berbicara tentang represi politik, wawasan
metafisik dan artistic, kesejahteraan dan apa saja yang mengusiknya.
“No
Women No Cry” masih akan terus menghapus air mata dari wajah seorang janda.
Tembang “Exodus” masih akan memunculkan ksatria, dan “Redemption Song” masih
akan menjadi tangisan emansipasi melawan segala tirani. Lagu “Waiting in Vaint”
akan tetap menggairahkan, dan “One Love” akan terus menjadi himne internasional
bagi kesatuan kemanusiaan di dunia melampui batas-batas, melampui
kepercayaan-kepercayaan, di mana tiap orang akan sadar dan mempelajarinya
Oleh :
Jasd29

Tidak ada komentar:
Posting Komentar