31- desember sampai 01-januari; adalah moment di mana seluruh umat manusia di
muka bumi ini menyambut tahun baru biasanyan mereka menyambutnya dengan
beribadah, bermain petasan, saling bermaaf-maafan, dll. Namun
kisah di bawah ini beda dari malam tahun baru lainnya karena terlukis janji
cinta yang suci antara dua insan yang telah menyatu.
Pada saat itu Dari, 31- desember -2016 sampai 01-januari-2017;
sebuah kisah indah terlukis di pinggir pantai kuta yang berlanjut sampai
minimart. loh dari pantai kute sampai ke minimart ….? Begini ceritanya. !!
Haii …. Namaku
Maikel; Aku adalah seorang anak muda aku melanjutkan studyku di universitas warmadewa (salah satu universitas di Denpasar bali)
angkatan 2015. Semenjak menjalani karierku yang baru sebagai mahasiswa baru aku
begitu bersemangat, dan semangat itu terus aku pertahankan sampai akhir tahun 2017. Karena pada saat itu aku
mengalami sesuatu yang baru dalam hidupku yaitu jatuh cinta.
Berawal dari pandangan
pertama di gereja (pada saat itu momentum
klehiran Tuhan Yesus 25 desember ) sehabis ibadah hal yang biasa di lakukan
adalah keluar dan saling bersalaman dan saling membisikan kata selamat natal
dan selamat menyongsong tahun baru. Dan pada saat itulah aku bertemu si dia, (gadis manis yang ramah dan murah senyum)
Pada saat itu dia ingin bersalaman dengan ku namun secara tidak sengaja aku tak
melihatnya dan akupun membiarkan tangannya yang sudah ia sodorkan begitu saja
tanpa ada respon balik dariku entah apa yang ada di fikirannya saat itu tentang
diriku.
Keesokan harinya pada saat aku terbangun dan melihat
handphone terdapat satu pesan setelah ku buka ternyata dia mengirimkan ucapan
selamat natal (via masengger )
semenjak pesan itu masuk akupun mulai aktif berbalas pesan dengan dia yang isi
pesannya seperti yang sering anak anak
muda lain lakukan (hay ; Selamat pagi apa
kabar ? hay ; selamat hari minggu, ia selamat hari minggu )dst.
Tidak hanya
berbalas pesan dengan dia. Namun, kamipun sering bertemu pada saat
kegiatan-kegiatan natal. Baik dari gereja maupun dari Immapa (Salah satu organisasi social
Pelajar,Mahasiswa dan masyarkat papua ) dan karena keseringan bertemu dan
berbalas pesan tersebut mulai timbul rasa sukaku kepadanya.
Tanggal 29 desember dia
meminta bantuan dariku untuk membantu memindahkan barangnya karena ia ingin
pindah dari kos ke kontrakan (yang
kebetulan aku sendiri yang mengurus dengan pemerintah untuk pengadaan kontrakan tersebut di Denpasar).
Akupun bergegas menuju tempat tinggalnya, setibanya di sana aku langsung
membantu mengemas dan menaikkan barang-barangnya ke pic up/ (mobil bak terbuka)
yang telah di sewanya. Selesai berkemas dia memanggilku dan berkata; “Maikel
aku bareng kamu ya naik motor biar kita jalan di depan dan pic upnya nyusul
dari belakang” dan aku menjawab “ok siap
mana aja okelah yang penting aman dan cepat selesai” dan akhirnya kamipun
berboncengan menuju kontrakan disitu akupun semakin yakin dan hubungan kami pun
semakin dekat.
Tanggal 30 dia kembali meminta
bantuanku untuk membersihkan dan menata barang barangnya di dalam kontrakan (tempat tinggalnya yang baru) setelah
kami selesai mebersihkan dan menatanya sebagai ucapan terimakasihnya kepadaku
karena telah membantunya ia mengajakku tuk makan siang bersama kami masuk di
salah satu warung di samping tempat tinggalnya yang lama. Sambil makan kami
bercerita dan saling bertanya seperti; (mengapa
kau memilih jurusan ini, kau asal dari mana ,mengapa di bali kau lanjutkan
studymu dll) hal ini membuat kamipun semakin dekat dan sesekali aku membuat
lelucon yang membuatnya tertawa dan pada saat ia tertawa itu barulah aku sadar
dia adalah wanita yang selama ini aku idam-idamkan yang dikirim Tuhan untukku
.. .. .. ..
(yasudalah jangan terlalu lebay deh)
Setelah makan siang
bersama aku mengantarnya pulang dan aku juga pulang ke tempat tinggalku.
Sepanjang perjalanan pulangku seakan wajahnya selalu ada dalam ingatanku
apalagi senyumnya yang manis membuat ku tertawa-tertawa sendiri diatas motor
sampai tiba di rumah. Setibanya di rumah seharian aku terus mebayangkan dirinya
sampai muncul ide untuk menyatakan perasaanku padanya, setelah di fikir-fikir
akupun mulai menyiapkan rencana dan memutuskan untuk menyatakan perasaanku
padanya esok hari bertepatan dengan
momen penyambutan tahun baru.
Tanpa tunggu lama akupun mulai mengambil handphone
dan mengetik pesan yang berisikan ajakan merayakan momen tahun baru bersama
kepanya, respon baik pun kudapat dari balasan pesan yang ia kirim kepadaku “ia
aku mau dan besok kita akan merayakan tahun baru bersama jawabnya”. Yes yes yes
sambil sedikit teriak dan meloncat, adalah ekspresi kebahagiaanku pada saat itu
karena rencana awalku tuk mengajaknya telah berhasil.
Keesokan harinya atau
(Hari-H) sejak pagi aku sudah mulai searching di internet “bagaimana caranya
menyatakan perasaan ke wanita yang kita sukai” adalah satu dari beberapa judul
yang ku cari di internet dan menurutku itu bukan hal yang aneh karena ini
adalah pengalaman pertama dalam hidupku. Tidak hanya mencari tetapi aku juga
mepraktekkannya kepada pohon (seolah-olah pohon adalah si gadis tersebut) yang
ada di samping kontrakan ku, dan banyak hal aneh lainnya yang kulakukan
seharian itu yang adalah ekspresi dari pencampuran peasaan antara rasa
takut,berani,gugup,percaya diri dll.
Jam 07-00 malam (Wita) aku mempersiapkan diriku
mandi,berpakain dan membeli 2 buah petasan yang adalah bagian dari rencanaku.
Setelah semua sudah siap jam 09-00 akupun bergerak ke tempat tinggalnya untuk
menjemputnya setibanya di sana dia pun sudah siap dengan gayanya yang sederhana
dan kamipun langsung bergegas menuju pantai kuta untuk menyaksikan pesta
kembang api penyambutan tahun baru.
Setibanya di sana dan
waktupun menunjukkan jam 12;30 beberapa menit lagi tahun baru, aku bersiap tuk
menyatakan perasaanku ; namun sial, beberapa temanku yang juga berencana
menyambut tahun baru di pantai kuta datang dengan gembiranya bertemu kami “namun begini perasaanku waktu itu” (ada saja
iblis yang mengganggu). Apaboleh buat merekapun bergabung bersama kami, dan 2
buah petasan yang aku bawa tadi ku keluarkan dan ku nyalakan Jam 12;00 petasan
berbunyi meriah dan kami saling bersalaman dan ber maaf-maafan di situ.
Setelah selesai kami pun bergegas menuju parkiran
untuk mengambil motor dan pulang. Sepanjang perjalanan pulang, ada semacam
beban di hati dan di fikiranku yang belum terselesaikan yaitu: rencanaku tuk
menyatakan perasaanku kepadanya belum
selesai. Aku mulai memikirkan cara lain atau rencana B, setibanya di depan lorong
masuk rumahnya aku berkata “ada baiknya kita mencari air karena aku haus” dan
ia pun mengiyakannya. Kami berjalan keliling mecari toko untuk membeli air sampai
tibalah kita di salah satu minimart di jalan hayan wuruk dekat dengan kampusku.
Aku mengajaknya tuk duduk di kursi yang ada di sana setelah membeli air dan
silverqueen (yang ku beli diam-diam) akupun duduk di sampingnya.
Tanpa tunggu lama
akupun langsung merangkul tangannya dan menyatakan perasaanku walaupun sedikit
gugup. “aku suka kamu dan aku mau kamu jadi kekasihku” ucapku padanya dengan
penuh percaya diri dan sedikit nekat, dan iapun merangkul tanganku dan “berkata
sebenarnya aku juga suka padamu dan aku mau menjadi kekasihmu”. Horee , horee,
yess, yess, sambil loncat dan sedikit senyum manis. Aku sangat bahagia mendengar
kau bersedia menjadi kekasihku dan ini adalah sejarah dalam hidupku karena ini
adalah pertamakalinya aku meyatakan cintaku dan pertamakali juga aku resmi
pacaran.
Demikianlah kisah di balik tanggal 31-desember-2016
sampai 1- januari-2017, bagiku yang akan masuk di dalam salah satu catatan sejarah
hidupku .
Dari
pantai kuta ke minimart ??? …
Oleh : Jasd

Tidak ada komentar:
Posting Komentar